Pendahuluan
Dokumen ini memberikan panduan lengkap tentang infrastruktur aplikasi, mulai dari arsitektur hingga pengelolaan kinerja . Outline ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kompleksitas aplikasi yang sedang dikembangkan.
Arsitektur Aplikasi
Deskripsi Umum Arsitektur

Spesifikasi Server & Teknologi
Virtualization = Docker (platform yang memfasilitasi pengembangan, pengiriman, dan menjalankan aplikasi dalam wadah/container)
Container Orchestrator = Portainer (alat manajemen antarmuka pengguna grafis (GUI) untuk Docker yang memudahkan pengguna dalam mengelola dan memantau lingkungan Docker)
Repositori = Gitlab (alat untuk pengembangan perangkat lunak, mulai dari manajemen kode sumber hingga pengiriman kode)
Monitoring = Netdata
(alat pemantauan real-time yang menyediakan wawasan mendetail tentang kinerja sistem dan aplikasi)
Layanan keamanan = Cloudflare (layanan berbasis cloud yang menyediakan berbagai alat dan layanan untuk meningkatkan keamanan, kinerja, dan keandalan situs web dan aplikasi internet)
Komponen Utama
Container Backend :
Berisi semua hal yang diperlukan untuk menjalankan sebuah aplikasi, termasuk perangkat lunak, kode, library, dan pengaturan lingkungan.
Container Frontend
Menyajikan antarmuka pengguna yang interaktif dan mudah digunakan untuk berkomunikasi dengan pengguna dan mengirimkan informasi dari pengguna ke backend
Container Socket
Protokol komunikasi yang menyediakan saluran komunikasi dua arah full-duplex yang diadaptasi oleh fitur live chat pada aplikasi.
Container Queue
Berfungsi untuk menyediakan mekanisme penyimpanan dan pengambilan data dalam urutan tertentu sesuai dengan prinsip FIFO (First-In, First-Out)
Container Database
Menyediakan tempat untuk menyimpan, mengelola, dan mengakses data secara efisien.
Container Monitoring
Memantau kesehatan dan kinerja server secara terus-menerus
Penutup: ( Minta tolong Project Admin )